TRANSFORMASI PROFESI GURU DI ERA DIGITAL DAN PASCA-PANDEMI: TINJAUAN SISTEMATIS ATAS TREN, KOMPETENSI, DAN KEBIJAKAN
Kata Kunci:
Transformasi Guru, Kompetensi Digital, Kebijakan Pendidikan Pasca-Pandemi, Tinjauan Sistematis, TPACKAbstrak
Transformasi digital yang dipercepat oleh pandemi COVID-19 telah menciptakan lanskap pendidikan baru yang menuntut rekonstruksi mendasar terhadap profesi guru. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menganalisis transformasi tersebut dengan mengonsolidasikan temuan empiris terkini (2019-2024) yang berkaitan dengan tiga aspek kritis: tren perubahan, kompetensi esensial, dan respons kebijakan. Menggunakan metode PRISMA, 45 artikel terpilih dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan mengungkapkan: (1) Pergeseran peran guru dari penyampai pengetahuan menjadi kurator digital, desainer pembelajaran, dan fasilitator yang berbasis data; (2) Kompetensi kritis di era pasca-pandemi meliputi TPACK, pedagogi digital inklusif, dan kesejahteraan digital (digital wellbeing), yang pengembangannya paling efektif melalui model berbasis komunitas dan pendampingan berkelanjutan; (3) Kebijakan nasional seperti Program Guru Penggerak menunjukkan komitmen, namun implementasinya terhambat oleh kesenjangan infrastruktur, beban kerja guru, dan kurangnya integrasi dengan penilaian kinerja. Berdasarkan sintesis ini, penelitian merekomendasikan strategi tiga pilar: kebijakan makro yang holistik dan berkelanjutan, penguatan kapasitas LPTK dan sekolah, serta pemberdayaan komunitas praktisi guru. Rekomendasi ini diharapkan dapat membimbing transformasi profesi guru menuju ekosistem pendidikan Indonesia yang lebih resilien, adaptif, dan berkeadilan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AL FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


















