PENGARUH AKTIVITAS FISIK DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI

Authors

  • Siti norhalisa universitas wahidiyah Author

Keywords:

aktivitas fisik, hipertensi, lansia

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh lansia dan 

dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Salah satu faktor 

yang berhubungan dengan hipertensi adalah rendahnya aktivitas fisik. Lansia yang jarang melakukan 

aktivitas fisik cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan lansia yang aktif 

bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi pada 

lansia di wilayah kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif 

analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 305 lansia, dengan sampel 

sebanyak 173 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan 

menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF) dan 

pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil 

penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik yang rendah beerarti 

terdapat hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik dengan hipetensi pada lansia, di buaktikan dengan 

hasil uji Chi-Square p value 0,009. Kesimpulannya, rendahnya aktivitas fisik berhubungan dengan 

meningkatnya risiko hipertensi pada lansia. Aktivitas fisik rutin dianjurkan untuk membantu mengontrol 

tekanan darah dan mencegah komplikasi hipertensi

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH AKTIVITAS FISIK DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI. (2026). BIOMEDIC, 5(2), 23-29. https://jurnal.uniwa.ac.id/index.php/biomedic/article/view/472